Bimasakti Solusikan OJK untuk Metode Pembayaran e-Commerce

Agen bank dan non-bank (loket) sudah menjamur di Indonesia untuk pusat pembayaran masyarakat. Oleh karena itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan MicroSave, Laku Pandai dan Bank Indonesia mengadakan seminar bertema “Pengembangan Model Bisnis Keagenan yang Berkelanjutan”.

Dalam acara tersebut Bimasakti berkesempatan menjadi pembicara dalam sesi “Metode Pembayaran Alternatif untuk e-Commerce“. Materi tersebut dibawakan oleh direktur komersial & partnership, Didin Noor Ali.

“Salah satu produk Bimasakti adalah Sentra Bisnis FASTPAY (SBF) yang mempunyai 93.000 member di seluruh Indonesia. Karena berkonsep B2B dan punya tempat menetap (loket) maka SBF cocok untuk pembayaran alternatif e-Commerce.

Dia menjelaskan selain mendapatkan komisi yang menjanjikan, member SBF juga bisa mendapatkan pelatihan bisnis. Itu karena SBF mempunyai 9 lokasi Branch Office di 9 kota besar di Indonesia dan masih akan berkembang.

Didin juga menambahkan bahwa SBF dapat mengatasi kerisauan OJK untuk pengembangan Layanan Keuagan Digital (LKD) yang harus menggunakan teknologi antara mobile based maupun web based dan jasa agen.

“Dengan SBF kami harap masyarakat dapat mandiri secara finansial dan akan meningkatkan kesejahteraan mereka,” imbuhnya diakhir sesi acara.(her)