OJK Bicara Teknologi yang Gantikan Peran Manusia

Jakarta – Industri jasa keuangan saat ini sedang mengalami pesatnya perkembangan teknologi. Teknologi dinilai bisa menjadi salah satu cara untuk efisiensi dan memudahkan operasional.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida menjelaskan saat ini teknologi berkembang sangat pesat di dunia termasuk di Indonesia.

Dia menjelaskan saat ini Indonesia memang harus mengadaptasi perkembangan teknologi agar tak tertinggal dari negara lainnya. Menurut Nurhaida, teknologi akan menciptakan banyak lapangan-lapangan kerja baru.

“Ini akan membuat lapangan kerja baru. Memang teknologi akan menggantikan kerja manusia. Tapi banyak teknologi yang bisa menampung sumber daya manusia (SDM),” kata Nurhaida dalam Seminar Nasional di Gedung Wisma Mulia, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

 

Nurhaida menjelaskan perubahan ekonomi memang terjadi sangat cepat. Terjadi secara business to business dan saat ini sedang berlangsung sharing ekonomi.

Sebagai regulator, menurut Nurhaida OJK berusaha membimbing industri jasa keuangan agar bisa berkembang mengikuti teknologi.

“Fenomena teknologi ini memang menciptakan tantangan baru untuk risiko hingga opportunity. Misalnya financial technology untuk mendorong inklusi keuangan. Namun jika tidak hati-hati maka disrupsi finansial bisa terjadi,” imbuh dia.

Sekedar informasi saat ini di industri keuangan memang sudah banyak memanfaatkan teknologi untuk pelayanan. Misalnya layanan teller yang digantikan dengan mesin setor tunai, layanan mesin hybrid yang bisa membuat akun tabungan, hingga layanan customer service yang bisa melalui artificial intelegence.

 

(Sumber : Detik)