Security Analyst (Threat & Vulnerability)
IT & Business Solution – Sidoarjo, Jawa Timur
KUALIFIKASI :
Pendidikan D3/D4/S1 Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer atau yang serumpun
Pengalaman minimal 1–4 tahun dalam peran yang melibatkan analisis kerentanan sistem, arsitektur keamanan, atau threat modeling — tidak hanya monitoring alert atau SOC operations.
Mampu mengidentifikasi kelemahan keamanan dalam desain sistem, konfigurasi cloud (khususnya GCP), jaringan, atau aplikasi — termasuk misconfigurations, weak access controls, atau insecure dependencies.
Memiliki pengalaman menggunakan tools seperti Wazuh, ELK, SIEM, EDR, atau tool log & deteksi lainnya; serta mampu menginterpretasikan temuan tersebut dalam konteks risiko bisnis dan arsitektur sistem.
Memahami framework seperti MITRE ATT&CK, NIST CSF, ISO 27001, atau CIS Controls, serta mampu menggunakannya untuk mengevaluasi postur keamanan suatu sistem.
Terbiasa melakukan threat hunting berbasis hipotesis, termasuk mencari indikator defense evasion, lateral movement, atau persistence mechanisms.
Memiliki pemahaman praktis tentang secure architecture principles, termasuk zero trust, least privilege, dan network segmentation.
Nilai tambah: pengalaman dalam code review, infrastructure-as-code (IaC) scanning, atau integrasi security dalam SDLC.
Bersedia WFO di Sidoarjo, Jawa Timur.
TANGGUNGJAWAB :
Melakukan analisis proaktif terhadap arsitektur sistem, konfigurasi cloud, dan alur data untuk mengidentifikasi potensi kerentanan sebelum dieksploitasi.
Meninjau dan mengevaluasi laporan kerentanan (dari scanner, bug bounty, atau audit) untuk memvalidasi dampak teknis dan bisnis, serta merekomendasikan mitigasi yang efektif.
Melakukan threat hunting berbasis skenario ancaman nyata (misal: initial access via exposed service, credential theft, dll.) menggunakan data log, endpoint telemetry, dan intelijen ancaman.
Berkolaborasi dengan tim DevOps, infrastruktur, dan software developer untuk memperkuat kontrol keamanan sejak tahap desain (shift-left security).
Mengembangkan use case deteksi berbasis pemahaman mendalam terhadap taktik penyerang (MITRE ATT&CK) dan lingkungan internal.
Memberikan insight keamanan berbasis data kepada manajemen risiko dan tim teknis untuk perbaikan berkelanjutan postur keamanan.
Mendukung insiden keamanan bila terjadi, namun fokus utama adalah pencegahan melalui identifikasi dini kerentanan sistemik.